Photo Pelajar SMP 30

Padang Sumbarlivetv – Belajar Tatap Muka, Memasuki hari ke empat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 30 Kota Padang Sumatera Barat mengelar sekolah tatap muka masih berjalan lancar dan mengikuti protukoler kesehatan.

Kepala Sekolah SMP 30 Padang Revianti Tety menjelaskan kepada media Sumbarlivetv Jumat, 8/1/21 di ruangan kerja, bahwa pihaknya menggelar proses belajar mengajar dengan protokol kesehatan. Di mana dalam satu kelas hanya diisi setengah dari jumlah siswa. “Hari ini yang kita mulai itu kelas 9. Dan isi kelas hanya setengah dari jumlah keseluruhan,” katanya.

Pelaksanaan belajar tatap muka hari keempat berlangsung lancar sesuai protokol kesehatan. Anak-anak ketika sampai di sekolah sudah memakai masker, suhu tubuhnya dicek, kemudian disuruh cuci tangan baru masuk ke ruang kelas. Di dalam kelas juga disediakan hand sanitizer duduk dalam kelas juga menjaga jarak,ungkap Teti.

Baca juga :  PENINGKATAN MOTIVASI, LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BPRS MENTARI PASAMAN SAIYO

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca juga” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”2″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”cat” orderby=”title”]

Selanjutnya pihaknya masih membuka sekolah secara bertahap. Untuk minggu pertama ini siswa yang masuk hanya kelas 9. Minggu kedua yang akan masuk kelas 8 dan kelas 9. Dan minggu ketiga kelas 7, 8 dan 9.

Ia juga mengatakan, rata-rata satu kelas di SMPN 30 Padang berisi 32 siswa. Namun, hanya 16 siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka dalam setiap pertemuan, sedangkan sisanya tetap melalui daring.

Karena itu, sekolah memberlakukan giliran masuk sesuai urutan dalam daftar hadir, siswa yang masuk adalah siswa dengan nomor urut pada daftar hadir 1 sampai 16 mengikuti pembelajaran tatap muka pada Senin, Selasa, dan Rabu, sedangkan siswa dengan nomor urut 17-32 mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah pada Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Baca juga :  PENINGKATAN MOTIVASI, LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BPRS MENTARI PASAMAN SAIYO

Selama jam istirahat yang diberikan 15 menit siswa harus tetap di kelas. Selama istirahat itu juga mereka terus didampingi oleh guru yang mengajar saat itu.

Dan selama pembelaran tatap muka diadakan, siswa harus diantar dan dijemput kesekolah sama orang tua dan siswa harus membawa bekal karena kantin belum dibolehkan buka, selama mengikuti proses belajar kita selalu mengingatkan kepada siswa untuk tidak bekerumun, ucap Tety.

Agar pandemi Covid 19 ini bisa berakhir dan kita bisa belajar tatap muka untuk seterus, harap Tety.

#bunga

Tinggalkan Balasan