DHARMASRAYA, Sumbarlivetv  – Ciri Khas Sutan Riska Membangun Dharmasraya Patut Diacungkan Jempol. Sutan Riska Tuanku Kerajaan memiliki cara memimpin tersendiri, ia punya tekad dan perjuangan yang patut diacungin jempol. Cara memimpinnya boleh dikatakan berbeda dari pemimpin pemimpin lainnya, ia memulai pembangunan di Kabupaten Dharmasraya mengibaratkan seperti memakan bubur panas. Memulai makan bubur tersebut dari pinggir dulu, baru melahapnya ke seluruh bagian.

Begitu juga cara membangun Kabupaten yang dipimpinnya ini, ia memulai pembangunan dimulai dari paling pingir terlebih dahulu baru membangun ke tengah atau membangun yang lebih besar lagi. Hal ini dikatakannya secara gamblang saat menghadiri acara temu ramah Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sumbar, beberapa waktu lalu (29/01/22) di Auditorium Kantor Bupati.

Baca juga :  Boby Rustam Meninjau Langsung Kebakaran Yang Menimpa Warga Ganting Parak Gadang 

Kata Bupati saat memimpin di periode pertama, dijadikannya sebagai kekuatan untuk mengabdi di Kabupaten Dharmasraya dengan tujuan untuk membuat suatu perubahan besar dan dapat menjadikan suatu kebaikan untuk masyarakat Kabupaten Dharmasraya.

Bahkan satu persatu janji janji yang dilontarkan Sutan Riska sudah terealisasi untuk mewujudkan Dharmasraya menjadi lebih baik lagi, dibandingkan sebelumnya.

Walaupun Dharmasraya ini dulunya sudah keluar dari Kabupaten tertinggal, namun ada tiga daerah di salah satu kecamatan di Kabupaten Dharmasraya yang masih terisolir. Puskesmas tidak ada, listrik belum ada dan sekolahnya masih kurang. Dan Alhamdulillah, sejak Sutan Riska menjabat sebagai Bupati. Semua permasalahan tersebut sudah terselesaikan di periode pertama, serta dapat membangunnya dan menyelesaikan semua permasalahan tersebut dengan baik. Semua permasalahan tersebut sudah tidak ada lagi di Kabupaten Dharmasraya.

Baca juga :  Kebakaran Menghanguskan Dua Buah Rumah Warga Ganting Parak Gadang

“Alhamdulillah, satu persatu janji janji kami sudah bisa kita wujudkan untuk mewujudkan Kabupaten Dharmasraya ini lebih baik lagi. Saya membangun Kabupaten Dharmasraya ini bagaikan memakan bubur panas, kita memakannya dimulai dari pinggir terlebih dahulu. Baru melahap bagian lainnya. Nah, seperti itulah saya membangun. Membangun Kabupaten ini dimulai dari pinggir dulu, baru membangun ke daerah besar-besarnya. Dan Alhamdulillah pada periode saat ini semuanya sudah kita wujudkan semuanya,” ungkap Bupati Dharmasraya yang juga menjabat sebagai Ketua APKASI.

Rahmat J/hms

Tinggalkan Balasan