Muhammad Lutfi

Nasional,Sumbarlivetv – Salah satu Menteri baru yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo adalah Muhammad Lutfi yang sebelum ini menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS). Ia didapuk menempati posisi Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto pada kabinet indonesia maju yang dilantik tanggal 23 Desember 2020.

Muhammad Lutfi lahir di Jakarta, 16 Agustus 1969; umur 51 tahun, diketahui masih berdarah Minang.
Muhammad Lutfi adalah anak kandung dari Firdaus Wajdi, mantan Ketua KAMI (Komando Aksi Mahasiswa) era tahun 60-an. Bapaknya berasal dari Kurai Taji, Kabupaten Padang Pariaman dan ibu bernama Suhartini.

Muhammad Lutfi sendiri, Mantan kepala BKPM dan menteri perdagangan di zaman Presiden SBY, akhirnya mendapat posisi yang pas,baginya dan bagi Indonesia. Kita menunggu gebrakan dari Muhammad Lutfi.

Baca juga :  Pemko Padang Jalin MoU dengan Ombudsman RI

Sudah begitu lama kementerian perdagangan ini berubah menjadi perdagangan politik. Lengkap dengan isu-isu fee impor segala macam komoditas.

Kini kementerian itu sudah kembali pangkuan orang yang benar semestinya (Muhammad Lutfi). Selain Muhammad Lutfi yang diumumkan jadi menteri oleh presiden Joko Widodo ada lagi nama sahabatnya, Sandiaga Salahudin Uno atau Sandiaga Uno.

Kini Sandiaga Uno didapuk menjadi Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif. Bahwa Sandi menangani pariwisata dan ekonomi kreatif sebenarnya terlalu kecil. Tapi begitu Covid-19 hilang, sektor ini memang andalan kita. Sandi rasanya juga tidak ada masalah berpasangan dengan wakilnya, setali dengan ini terlebih dahulu sahabat mereka Erick Thohir sudah dahulu ada dalam kabinet tersebut sebagai Menteri BUMN. Untuk Bos Mahaka Group ini tidak usah di bahas panjang lebar, mulai dari Pilpres kemaren sampai jadi Menteri BUMN sudah terlihat sepak terjangnya.

Itulah tiga sahabat seumuran dari generasi baru Indonesia

Itulah tiga sahabat seumuran dari generasi baru Indonesia. Sama-sama orang kaya, sama-sama muda, sama-sama lulusan Amerika, dan sama-sama penggemar basket. Alangkah baiknya Kalau saja Sandi di kementerian perindustrian, sebenarnya trio itu akan bisa menjadi sentral kebangkitan ekonomi baru Indonesia: BUMN-Perdagangan-Perindustrian.

Baca juga :  Wawako Serahkan SK Kepada 66 CPNS Kota Solok

Tapi di dunia politik mengharapkan yang serba ideal juga tidak realistis agak susah. Bahwa Sandi sudah mau masuk kabinet itu sudah sungguh luar biasa. Kita tahu betapa ngotot nya Sandiaga Uno tetap di luar kabinet untuk menjaga pengikutnya yang mayoritas anak muda, yang begitu di kenal dengan sebutan “Papa Online”. Apakah, Erick Thohir dan M, Lutfi-lah yang merayu Sandiaga Uno, Demi bersatunya persahabatan mereka kembali dan juga demi kemajuan Indonesia.(#)

(Ferry Hendra)

Tinggalkan Balasan