Percobaan Pembunuhan
Korban Percobaan Pembunah di Persidangkan

Pasaman Barat Sumbarlivetv – kasus percobaan pembunuhan berencana jalani sidang pertama, kejadian bermula ketika Amiruddin, pergi ke kebun kelapa sawit milik nya, seketika itu saya melihat ada beberapa orang yang sedang melakukan penimbangan buah kelapa sawit, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, seketika itu saya menyampaikan pada mereka, sawit saya tadi pagi hilang….!!! lalu mereka menjawab,, jadi kami yang kamu tuduh mencuri nya kata mereka….jelas Amiruddin

Setelah itu mereka pulang ke barak plasma, tidak lama setelah itu mereka datang lagi dengan menggunakan dua buah sepeda motor secara berboncengan, dan menjumpai saya, yang masih berada dilokasi kebun tersebut, sesampai nya mereka di dekat saya saya melihat amat membawa sebilah pisau, dan iswan membawa sebilah parang….dan seketika itu sdra Anto langsung berteriak ….bunuh….bunuh ….katanya….

Baca juga :  Tim GTRA Desak Percepatan Penanganan Reforma Agraria di Pasaman Barat

Baca juga : Bupati Pasaman Barat Kembali Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Seketika itu juga si iswan mengunuskan pisaunya ke arah dada saya, dengan berulang-ulang sekitar sepuluh kali dan saya mundur serta mengelak, kemudian amat8 yang membawa parang juga mengayunkan parang nya ke arah saya, namun seketika itu isman dapat menangkap tangan iswan yang ingin membacok saya dengan parang nya dari arah samping dan setelah itu mereka semua bubar…dan masyarakat pun berdatangan ke menemui saya….jelas Amirudin pada awak media.

“Oleh kejadian tersebut,Amiruddin dan keluarganya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek Lembah Melintang dengan laporan Perencanaan Pembunuhan terhadap dirinya.dan

Kasus percobaan pembunuhan sudah di tangani Pihak Kepolisian dan melakukan pepengejaran pada  para tersangka.

Baca juga :  Tim GTRA Desak Percepatan Penanganan Reforma Agraria di Pasaman Barat

Setelah satu minggu barulah iswan dan amat dapat ditangkap pihak kepolisian Polsek Lembah Melintang, namun teman mereka yang dua lagi Anto dan Riat hanya dijadikan sebagai saksi.

“Harapan saya hari ini, di sidang yang pertama di pengadilan negri simpang empat ini, agar hukum ditegak kan seadil adilnya supaya pelaku ini tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain, dan kejadian ini bisa menjadi efek jera bagi pelaku, karna mereka sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar….ujar ” Amiruddin,,

# sapri, adlis,ip

Tinggalkan Balasan