Pariaman, SumbarliveTV  — Mardison Mahyuddin “Dengan dikukuhkanya KMM Kota Pariaman, kami berharap tidak ada lagi mesjid atau musholla yang tidak mempunyai mubaligh”. Dengan dikukuhkanya KMM (Korp Mubaligh Muhammadiyah) Kota Pariaman, kami berharap tidak ada lagi mesjid atau musholla yang ada di Kota Pariaman, yang tidak mempunyai mubaligh.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin ketika menghadiri pengukuhan Korp Mubaligh Muhammadiyah Kota Pariaman dan sekaligus peringatan Milad Muhammadiyah ke-109, di Aula Panti Asuhan Aisyiyah Kota Pariaman, Kelurahan Taratak, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu (26/12/2021).

Mardison Mahyuddin yang juga sebagai Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kota Pariaman dan juga Pembina Muhammadiyah Kota Pariaman, menyambut baik adanya pengurus KMM Kota Pariaman ini, karena baru 3 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat yang ada KMM nya, salah satunya adalah Kota Pariaman.

Baca juga :  Pemkab Agam kembali Menggelar Lomba Gerak Jalan

“Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daearah mengucapkan selamat bekerja kepada pengurus KMM Kota Pariaman yang baru saja dilantik dan dikukuhkan, kiranya dapat melaksanakan visi misi organisasi ini dengan ikhlas dan penuh tanggungjawab,” ujarnya.

Ia juga menuturkan dewasa ini arus globalisasi yang tidak terkendali membuat kehidupan dewasa ini seakan tanpa batas, karena globalisasi juga menghadirkan pengaruh buruknya ditengah-tengah masyarakat.

“Mengingat pentingnya langkah penguatan iman yang harus dilakukan secara terus menerus, maka peran para mubaligh yang memiliki tugas untuk menyebarkan dan mendakwahkan Islam di masyarakat sangatlah dibutuhkan. Yang penting lagi, mubaligh harus cerdas, punya wawasan yang luas dan mampu berkomunikasi dengan baik,” tukasnya.

Baca juga :  PEMERINGKATAN BADAN PUBLIK KI SUMBAR 2022.

EKI/hms

 

Tinggalkan Balasan