Si Jago Merah Kembali Mengamuk di Balai Baru
Foto:Kebakaran di Balai Baru 15-2-2021.

Sumbarlivetv,Padang – Si jago merah kembali mengamuk.Kebakaran terjadi di dekat simpang SMP 18 Balai Baru kota Padang,Kel.Gunung Sarik.Kebakaran terjadi pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021,sekitar jam 10.00 WIB.

Lebih dari 7 unit mobil Armada Pemadam Kebakaran di kerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.Karena cuaca yang sangat panas terik dan posisi rumah yang padat berdekatan satu dengan yang lain,membuat api cepat menjalar sehingga membakar rumah yang bersebelahan.

Para petugas Pemadam Kebakaran dibantu oleh warga,masyarakat serta aparat Kepolisian dalam menangani kejadian kebakaran tersebut.

Penghuni rumah yang rumahnya terbakar,pada sibuk menyelamatkan barang-barangnya dibantu oleh warga setempat.

Onde dima wak ka tingga kini lai a,lah habih rumah wak a”,ungkapan  kesedihan salah satu warga rumahnya yang jadi korban kebakaran.

Pihak kepolisian ikut waspada dan menghimbau agar warga dan masyarakat yang tidak berkepentingan agar berada jauh dari lokasi,agar para perutugas bisa bekerja tanpa terhalang oleh keramaian.

Foto:Kebakaran di Balai Baru,15 Februari 2021.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian namun satu orang penghuni rumah luka ringan.Dan kerugian ditaksir sekita ratusan juta rupiah.

Yang terbakar empat unit rumah. Rumah ini berada di kawasan padat penduduk. Di dalam rumah yang terbakar ada toko kelontong,toko yang jual barang harian,beberapa kamar, dan kos-kosan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal saat memberikan keterangan kepada awak media Sumbarlivetv,Senin 15 Februari 2021.

Dedi menyebutkan pihaknya yang mendapat laporan kebakaran langsung mengerahkan armada dan personel dari pos terdekat yaitu pos di Belimbing.

Selanjutnya baru di susul armada dan personel pos pusat.

Kami mengerahkan sebanyak 8 unit armada dan sekitar 63 orang personel untuk melalukan pemadaman. Proses pemadaman pun memakan waktu kurang lebih satu setengah jam,” jelasnya.

Kendala, masyarakat selalu menjadikan objek wisata apabila terjadi kebakaran. Sehingga itu menyulitkan kami dalam melakukan pemadaman. Untuk itu, jangan jadikan kebakaran sebagai objek wisata, serahkan saja kepada kami petugas pemadam kebakaran,” sambungnya.

Si jago merah kembali mengamuk di Balai Baru mengakibatkan masyarakat terdampak dari kebakaran ini diketahui lebih kurang 30 jiwa. Kerugian ditaksir sekitar Rp500 juta. Sedangkan untuk penyebab api diserahkan ke pihak kepolisian untuk menyelidikinya.

Foto:Kebakaran di Balai Baru,15 Februari 2021.

Himbauan Dedi selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Padang kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap terjadinya bencana kebakaran,karena cuaca panas saat sekarang ini gampang pemicu terjadinya kebakaran.

Baca juga : Penjual Dan Pengguna Obat Aborsi Berhasil Diamankan Oleh Tim Klewang Polresta Padang

Ricky

Tinggalkan Balasan