Tradisi Pacu Jawi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2020
Tradisi Pacu Jawi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2020

Tanah Datar, Sumbarlivetv – Tradisi pacu jawi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kepada pemerintah pusat, akhirnya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2020, bersama 7 tradisi lainnya di Provinsi Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyerahkan sertifikat penetapan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tersebut pada acara Rakor Pemerintahan Provinsi dengan Kabupaten/Kota se-Sumbar di Hotel Kryad Bumi Minang Padang, Rabu (24/03/2021).

“Alhamdulillah dengan penetapan ini. Tentunya atas kerja keras dan upaya seluruh pihak terkait dan masyarakat,” ujar Wabup Richi Aprian saat diminta tanggapannya selepas acara tersebut.

Lebih lanjut Wabup Rich katakan pengakuan ini hendaknya menjadi awal dan momentum bagi Pemda melalui dinas terkait dan juga penggiat wisata ataupun generasi muda untuk melahirkan inovasi dalam pengemasan alek nagari ini untuk lebih dilirik dan semakin diminati wisatawan daerah, nasional sampai mancanegera.

Baca juga :  Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Bupati Buka Sosialisasi Implementasi Tanda Tangan Digital dan Sertifikat Elektronik

Kendati demikian, tambah Wabup, sekaitan kondisi masih menghadapi pandemi Covid-19, alek nagari Pacu Jawi ataupun kegiatan kepariwisataan lainnya termasuk kegiatan kemasyarakatan, diharapkan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Tradisi Pacu Jawi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2020

“Kesehatan masyarakat lebih utama jadi perhatian, jadi kita tidak ingin tanpa disiplin prokes akan terjadi ancaman klaster penyebaran Covid-19. Seperti beberapa waktu lalu, walau izin awalnya sudah dikeluarkan untuk Pacu Jawi, namun karena dinilai potensi penyebaran Covid-19 relatif besar, makanya izin sementara dicabut dan gelaran berikutnya dihentikan,” ujar Richi.

Wabup berharap seluruh lapisan masyarakat untuk tetap komit dan disiplin dalam menerapkan Prokes sehingga semakin meminimalisir penyebaran Covid-19 yang akhirnya Tanah Datar bebas Covid-19.

Baca juga :  Wabup Richi Aprian Kunjungi Beberapa Gerai Vaksin di Kecamatan Rambatan dan Pariangan

“Mari kita patuhi anjuran pemerintah dengan himbauan 3 M-nya dan juga turut melaksanakan serta sukseskan vaksinasi agar tercipta masyarakat yang kuat imunnya atau herd immunity,” tukas Wabup Richi.

Wabup juga berharap ke depan, Tanah Datar yang kaya akan tradisi adat budaya terus digali serta dapat diusulkan,” pesannya. @eka.putra.official

#Rajo Bungsu / Hms

Tinggalkan Balasan