Yuki Marisandra Salah Satu Pemuda Nagari Simpang Lulus Jadi Duta Tani Milenial

Pasaman,Sumbarlivetv.com – Yuki Marisandra Salah Satu Pemuda Nagari Simpang Lulus Jadi Duta Tani Milenial Program Kementan Dalam upaya mempercepat regenerasi petani, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali akan menetapkan Duta Petani Milenial.

(DPM)/Duta Petani Andalan (DPA) di tahun 2021 ini, namun di tahun ini jumlahnya akan bertambah menjadi 1000 DPM/DPA.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menekankan bahwa Indonesia memerlukan adanya regenerasi petani dalam rangka pembangunan pertanian nasional, terutama mengubah manajemen usaha pertanian.

“Petani butuh regenerasi dan transfer teknologi. Transformasi mau tidak mau akan mengubah cara kita menjalani manajemen usaha pertanian, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas”,tegas Mentan Syahrul.

Baca juga :  Meriahkan HUT RI Ke 77, Camat Sutera Gelar Sepeda Santai

Perihal penjaringan DPM/DPA Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi menjelaskan saat ini Kementan memiliki 67 DPM/DPA yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Yuki Marisandra Salah Satu Pemuda Nagari Simpang Lulus Jadi Duta Tani Milenial

“Duta petani tersebut berasal dari berbagai aspek komoditas, seperti tanaman pangan, perkebunan, peternakan hingga hortikultura.

Bahkan, ada juga penyuluh pertanian yang mendampingi petani serta mentransfer inovasi dan teknologi informasi pertanian sehingga berhasil mencetak petani-petani sukses”, papar Dedi. Dijelaskan Dedi, tahun ini, Kementan Kembali mencari DPM/DPA sebanyak 1000 calon untuk dikukuhkan oleh Kementan.

Ini merupakan salah satu upaya mempercepat regenerasi petani dengan meningkatkan peran generasi muda pertanian dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian agar lebih prospektif dan berpeluang ekspor.

Baca juga :  Meriahkan HUT RI ke-77, Pemkab Pasbar Distribusikan Bendera Kepada Masyarakat

“Duta-duta ini diharapkan mampu menarik generasi milenial lainnya untuk ikut berwirausaha pertanian. Selain itu, mampu mempercepat advokasi kepada masyarakat terutama berkaitan dengan program-program Kementerian Pertanian sehingga program tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat di lapangan,” kata Dedi.

Lebih lanjut Dedi menerangkan pemilihan DPM/DPA melalui proses seleksi dan beberapa kriteria.

“Kriteria tersebut antara lain berusia 17-39 tahun, telah memiliki usaha produksi yang berkesinambungan, memiliki mitra usaha, memiliki omset usaha dalam nominal tertentu, dapat menjadi pelopor wirausaha muda dilingkungan.

usahanya, melakukan pemberdayaan masyarakat melalui kelembagaan petani, berasal dari P4S atau program PWMP, atau petani milenial dan yang tak kalah penting adalah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pertanian setempat”, tutur Dedi

Baca juga :  Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Dalam Rangka Peringatan Hari Dharma Karyadhika yang ke –77

Eki Afriadi

Tinggalkan Balasan