Di Duga 22 Siswa Praja IPDN Sumbar Terpapar Covid-19
Foto:kampus IPDN sumbar

Sumbarlivetv.com, Padang – Di Duga 22 Siswa Praja IPDN Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) terpapar Covid-19. Dugaan beberapa siswa IPDN yang terpapar virus covid-19, Info ini di dapat dari salah seorang praja IPDN Sumbar (nara sumber dirahasiakan, demi keamanan dan keselamatan yang bersangkutan).

Dugaannya sekitar 22 orang praja IPDN kampus Sumatera Barat diduga positif terpapar virus Covid-19 akibat penerimaan cuti yang tidak mematuhi prosedur protokol kesehatan. Sekitar 22 orang praja yg di duga positif Covid-19 kurang mendapatkan perhatian khusus melalui tindakan medis yang sesuai prosedur, mereka dikarantina di dalam kampus  dan dibiarkan bergabung dengan praja lain.

Serta mereka di rawat atau di lakukan isolasi di asrama IPDN kampus Baso Sumatera Barat. Itu pun cara menangani praja IPDN kampus Sumatera Barat yang terpapar virus covid-19 tidak sesuai prosedur kesehatan sebagaimana mestinya. Hal ini disampaikan dari nara sumber, yang merupakan salah seorang praja IPDN tersebut, pihak IPDN Sumatera Barat tidak ada koordinasi dengan Satgas Covid-19 provinsi Sumbar, ini sangat mengkhawatirkan dan memperihatinkan.

Mengingat IPDN kampus Sumatera Barat tidak memiliki standar untuk menampung dan merawat pasien positif Covid-19.

Sehingga membuat masyarakat setempat resah dan kawatir, sebab praja IPDN kampus Sumatera Barat yang terletak di Baso selalu ber interaksi dengan masyarakat dan warga setempat, salah satunya adalah siswa-siswa praja sering belanja di pasar Baso dengan pedagang setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari.

Kami takuik dan kawatir karano manuruik kaba nan baredar siswa praja IPDN ko ado nan kanai covid dan indak diubek dirumah sakik, jadi kalau inyo balanjo kamari ba a caronyo ka mailak, dan kami indak loh tau ma nan kanai covid ma nan indak. Kini ko kami lah cameh kok tatular loh kami dek virus covid-19, kami minta yo seriuslah manangani nan kanai covid-19 ko, jan sampai pindah loh kamasyarakat disiko”, tukup Imar 52 tahun, salah seorang pedagang harian di pasar Baso.

Ke kawatiran warga dan masyarakat itu karena tidak bisa membedakan mana praja IPDN yang di duga terpapar Covid-19 mana yang tidak. Jika praja IPDN yang terpapar virus Covid-19 berinteraksi dengan masyarakat dan warga setempat maka dengan kejadian tersebut secara tidak langsung praja IPDN kampus Sumatera Barat yang di duga terpapar virus Covid-19 menyebarkan virus Covid-19 kepada masyarakat dan warga setempat.

Untuk kepastian tentang informasi hal tersebut, karena ini merupakan ancaman kesehatan masyarakat dan warga Baso. Maka awak media Sumbarlivetv.com mencoba menghubungi Direktur IPDN Sumbar “Tun Huseno” melalui telepon seluler (HP) tetapi ketika di hubungi, beliau mengarahkan awak media Sumbarlivetv.com  ke jubir Satgas Covid -19 Sumbar yaitu “Jasman” untuk dimintai keterangan mengenai praja yang sekitar 22 orang diduga positif terpapar Covid-19 serta bagaimana cara pihak IPDN Sumatera Barat menanganinya.

Maaf dek ambo alah sampaikan ka jubir satgas Covid-19 Sumbar, jadi kamilah komitmen, kasitu se dek, informasi alah ambo sampaikan ka jubir Satgas Covid-19 Sumbar pak Jasman, buliah kito ciek corong, bia enak, jadi seluruhnyo tuh kami kan untuk protapnyo tuh, kami pun indak bisa ma agiah informasi, bisa hanyo ka sumbernyo, sebab seluruh data itu alah di Jubir Satgas  Covid-19 Sumbar, jadi semua kawan-kawan nan dari media kasitu se tanyo yo pak Jasman namonyo. seluruh hasil medisnyo ado disitu, maaf yo dek ambo sedang ma aja, beko ambo kirim no hp pak Jasman yo”, kata Direktur IPDN kampus Sumatera Barat Tun Huseno kepada awak media Sumbarlivetv.com.

Baca juga :  Menteri BUMN RI resmi Tutup APKASI otonomi Expo 2021

Di Duga 22 Siswa Praja IPDN Sumbar Terpapar Covid-19. Dan sampai berita ini terbit no. HP Jasman selaku jubir Satgas Covid-19 Sumbar yang di janjikan oleh Direktur IPDN Sumbar Tun Huseno kepada awak media Sumbarlivetv.com tidak ada di kirimkan.

Baca juga : Presiden Jokowi buka Rakornas Penanggulangan Bencana di ikuti oleh Wakil Bupati Dharmasraya Secara Virtual

Baca juga : Berkunjung ke MNC Group, Plt Wako Hendri Septa Paparkan Kelebihan Padang

Ricky

Tinggalkan Balasan