Banjarmasin Dikepung Banjir Dan Air Pasang
Banjarmasin Dikepung Banjir Dan Air Pasang

Kalsel, Sumbarlivetv – Kondisi terkini banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin meluas. Genangan air semakin merata dan menggenangi rumah-rumah dan perkebunan warga, terdapat 11 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan terdampak akibat banjir, saat ini sudah ada 19.452 rumah terendam banjir, dan ribuan warga harus mengungsi.

Banjarmasin Dikepung Banjir Dan Air Pasang
Bantuan dari TNI di bandara Syamsudin Noor
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin resmi menaikkan status Banjarmasin menjadi tanggap darurat banjir.Hal ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina.Diharapkan pemerintah pusat segera bertindak memberikan bantuan terhadap banjir Kalimantan Selatan.
Pemerintah agak lambat dalam merespon bencana banjir yang terjadi di Kalsel ini, padahal sudah seminggu bencana ini, seperti yang di kutip dari salah seorang warga yang terdampak musibah banjir ini.”Baru kemarin team basarnar pusat diturunkan, dan hari ini baru datang bantuan dari TNI”katanya.”Sementara ini kami berjuang sebisanya”tambahnya lagi.
Banjarmasin Dikepung Banjir Dan Air Pasang
Salah satu pengungsi dari sungai tabuk

Sementara itu dari Jakarta dilaporkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menelpon Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menanyakan kondisi banjir yang melanda Kabupaten Tanah Laut akibat meluapnya air sungai di Kecamatan Pelaihari.

Baca juga :  LKLU Kabupaten Dharmasraya Kunjungi dan Jalin Kerjasama Dengan TBM Anugerah Koto Tuo Siguntur

Pada Kamis (14/1/2021), Pemko Banjarmasin telah menetapkan status siaga darurat banjir mengingat Banjarmasin sedang dikepung banjir dan juga air pasang.

Kondisi ini pun semakin memburuk hingga hari ini Jumat (15/1/2021), Pemko Banjarmasin pun menaikkan status menjadi tanggap darurat.

“Seluruh sumber daya, emergency dan sebagainya sudah kita kerahkan, termasuk beberapa lokasi yang menjadi tempat pengungsian. Kita juga akan mendirikan dapur umum di tiap kecamatan. Paling tidak untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga cepat berlalu, tetap siaga dan waspada,” tutupnya.

Pengungsi harapkan bantuan.

Keadaan pengungsi saat ini sangat memperihatinkan, saat ini mereka masih bertahan dengan bantuan warga sekitarnya.

Seperti salah satu pengungsi dari daerah Sungai Tabuk yang ditemui awak media, mereka berharap segera evakuasi warga yang masih banyak terjebak di sana”kasian mereka kelaparan dan kedinginan” kata salah seorang pengungsi itu.

Baca juga :  Laksana sholat Aidil Fitri : masyarakat kecamatan Tanjung gadang berbondong ikuti GSB di masjid muamalah sibakur

(TaTa)

Tinggalkan Balasan