PAD. Terminal Angkutan Barang Meningkat Dari Tahun Sebelumnya
Marjohan selaku Kepala UPT Terminal Angkutan Barang

Padang, Sumbarlivetv – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Upt Terminal Angkutan Barang ( Tab) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) selama tahun 2020 mampu terealisasi 49,24 persen dari target 1,5 miliar, jadi sisanya tinggal 50,76 persen.

Marjohan selaku Kepala UPT Terminal Angkutan Barang (TAB) mengatakan kepada media Sumbarlivetv kemaren diruangan kerjannya bahwa, UPT Terminal Angkutan Barang (TAB) sudah berusaha dengan maksimal untuk pencapaian target ditahun 2020, tapi dengan adanya musibah melanda dunia, Indonesia Juga terkena imbasnya.

Dimana tahun 2020 negara kita diserang wabah virus Covid 19, sehingga masyarakat kita banyak yang tepapar virus tersebut, khususnya Sumbar salah satu angka tertinggi terkena dampaknya sehingga Kota Padang salah satu termasuk Zona Merah, membuat semua kegiatan ditutup untuk sementara, untuk memutus mata rantai virus tersebut maka pemerintah kota Padang melaksanakan PSPB, Sehingga seluruh akses jalan ditutup agar tidak boleh dimasuki oleh kendaraan yang datang datang dari luar kota.

Baca juga :  personil Polres Pidie Mengevakuasi Masyarakat Yang Terdampak Banjir Termasuk Anak Anak

Itulah penyebabnya kenapa UPT Terminal Angkutan Barang gagal mencapai target 100 persen ditahun 2020 ini, karena disebabkan oleh berbagai faktor, selain dari virus Covid 19 tambah lagi faktor lain seperti adanya rencana alam, Banjir, libur panjang ,natal dan tahun sehingga mobil truk tidak banyak yang jalan, pada hal saya sudah mentargetkan 80 persen, ungkap Marjohan.

Meskipun tahun ini tidak mencapai target, namun apabila dibandingkan dengan tahun 2019 lalu yang hanya Empat Ratus Tujuh Juta, dengan target 1.5 miliar tahun 2020 tercapai dengan akulasi persentase 49, 24 persen, pendapatan tahun ini tetap lebih tinggi, jelas Marjohan.

Untuk tahun 2021 saya sudah memprogramkan untuk membangun gardu di depan pintu masuk, guna untuk mengontrol setiap truk yang masuk ke terminal ,ini sudah kita ajukan kedinas dan dinas sudah meresponnya tinggal menunggu realisasi aja lagi, kata Marjohan.

Baca juga :  Indahnya Pantai Air Manis

Dengan penuh harap, semoga pandemi Covid 19 cepat berakhir dan kita semua terhindar dari virus tersebut, kita bisa melaksanakan tugas tanpa was – was lagi, pengusaha sopir bisa leluasa masuk ke kota Padang, pungkasnya (bunga).

Baca juga : Kepolisian Resor Menuju Kota Padang Zero Kriminal

Tinggalkan Balasan